Apa Itu Jurusan Farmasi Industri?
Farmasi Industri adalah jurusan yang berfokus pada proses produksi, formulasi, dan pengembangan obat serta produk farmasi lainnya dalam skala industri. Jurusan ini menggabungkan ilmu farmasi, kimia, bioteknologi, serta teknik industri untuk memastikan bahwa obat-obatan dan produk kesehatan diproduksi dengan standar yang tinggi sesuai regulasi yang berlaku.
Materi yang Dipelajari
Peserta didik yang mengambil jurusan Farmasi Industri akan mempelajari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan produksi obat dan pengelolaan industri farmasi. Beberapa mata kuliah utama yang dipelajari antara lain:
- Kimia Farmasi – Mempelajari struktur, sifat, dan sintesis senyawa obat.
- Teknologi Farmasi – Menyelidiki metode pembuatan sediaan farmasi seperti tablet, kapsul, sirup, dan salep.
- Mikrobiologi Farmasi – Mengetahui cara mengendalikan kontaminasi mikroba dalam produksi obat.
- Manajemen Industri Farmasi – Mempelajari pengelolaan produksi, pemasaran, dan distribusi obat di industri farmasi.
- Farmakologi dan Toksikologi – Memahami efek obat terhadap tubuh serta risiko toksisitasnya.
- Regulasi dan Standarisasi Obat – Mengenal aturan dari BPOM dan standar industri farmasi seperti GMP (Good Manufacturing Practice).
- Bioteknologi Farmasi – Mempelajari pengembangan obat berbasis bioteknologi, seperti vaksin dan terapi berbasis DNA.
- Analisis Farmasi – Teknik analisis kandungan zat aktif dalam produk farmasi.
Peluang Karier Lulusan Farmasi Industri
Setelah lulus dari jurusan Farmasi Industri, ada berbagai bidang pekerjaan yang bisa dimasuki, seperti:
- Analis di Laboratorium Industri Farmasi – Bertanggung jawab dalam analisis kualitas bahan baku dan produk farmasi.
- Formulator Obat – Mengembangkan formulasi obat baru dalam industri farmasi.
- Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA) – Memastikan produk farmasi memenuhi standar kualitas sebelum dipasarkan.
- Regulatory Affairs – Mengurus perizinan dan regulasi industri farmasi.
- Manajer Produksi di Industri Farmasi – Mengawasi proses produksi dan distribusi obat.
- Peneliti di Lembaga Riset Farmasi – Mengembangkan obat dan inovasi farmasi baru.
- Wirausaha di Bidang Produk Kesehatan – Membuka bisnis di bidang farmasi, seperti produksi herbal atau kosmetik farmasi.