Perkembangan Keahlian Menengah Kefarmasian

Pada awalnya lulusan Sekolah Menengah (Kejuruan) Farmasi dengan keakhlian Asisten Apoteker, diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kefarmasian di lembaga/instansi pemerintah, baik di Puskesmas, Rumah Sakit maupun Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Dinas Kesehatan Propinsi, yang waktu itu pengangkatannya sebagai Pegawai Negeri Sipil didukung dengan kebijakan pemerintah berupa Inpres Tenaga Kesehatan Para Medis.

Kemudian sejak Tahun 1990, lulusan Sekolah Menengah Farmasi banyak juga diserap oleh dunia usaha / dunia industri baik di Kota Bandung dan kota lainnya.

Pada saat sekarang kebutuhan tenaga menengah terampil kefarmasian bukan hanya dibutuhkan oleh industri kefarmasian saja tapi banyak juga dibutuhkan oleh instalasi pelayanan kesehatan dan perawatan kesehatan swasta, industri makanan dan minuman, usaha perdangan kefarmasian, dan usaha lain yang membutuhkan keakhlian bidang farmasi.

Melihat peningkatan kebutuhan keakhlian di bidang kefarmasian dan industri riil kefarmasian, kami selalu mengembangkan bidang keakhlian yang disesuaikan dengan kemajuan jaman dan kebutuhan dunia kerja.  Sekarang SMK-YPF mempunyai prodi :

  1. Farmasi Industri,
  2. Farmasi Klinis dan Komunitas,
  3. Analisis Kimia / APL (3 tahun).