Kegiatan produksi herbal di SMK-YPF pada dasarnya adalah bagian dari proses pembelajaran siswa dalam mengenali keanekaan sumber daya hayati yang ada di Indonesia, khususnya tanaman yang bermanfaat untuk kesehatan, jadi tidak atau belum diarahkan untuk tujuan komersial.

Indonesia memiliki 30.000 jenis tanaman dari total 40.000 jenis tanaman yang ada di dunia, dan 940 jenis diantaranya merupakan tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk obat-obatan tradisional dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut beberapa literatur, hasil  penelitian membuktikan bahwa obat (ramuan) tradisional yang di ramu dari tanaman obat lebih mudah dicerna oleh tubuh dan tidak terlalu menyebabkan efek samping. Obat herbal dapat membantu menyembuhkan penyakit dengan efek samping yang minim karena dibuat dari bahan-bahan alami. Sudah banyak negara maju yang mulai memproduksi obat-obatan dari tanaman herbal.

Penggunaan tanaman sebagai pengobatan herbal sudah dipraktekkan sejak jaman Mesir kuno sekitar 2500 tahun Sebelum Masehi.

Di Indonesia, catatan sejarah menunjukkan bahwa di wilayah nusantara dari abad ke 5 sampai dengan abab ke 19, tanaman obat merupakan sarana paling utama bagi masyarakat tradisional kita untuk pengobatan penyakit dan pemeliharan kesehatan.

Beberapa dekade terakhir ini terdapat kecenderungan secara global untuk kembali ke alam ” back to nature “. Bidang pengobatan herbal ini sangat kuat di negara-negara maju dan berpengaruh besar di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Lembaga-lembaga pendidikan dan pelatihan herbalpun kini telah banyak diminati masyarakat. Dan masyarakat Indonesia pun kini sudah banyak yang menggunakan obat herbal.

Obat herbal merupakan obat yang berasal dari tumbuhan yang diproses sedemikian rupa sehingga menjadi serbuk, pil atau cairan yang dalam prosesnya tidak menggunakan zat kimia.